Implementasi Ruang Terbuka Hijau sebagai Sarana Relaksasi Masyarakat Kota Surabaya

Penulis

  • Amalia Ramandhani Universitas Negeri Surabaya
  • Adinda Nur Setya Utami Universitas Negeri Surabaya
  • Indah Prabawati Universitas Negeri Surabaya
  • Firre An Suprapto

DOI:

https://doi.org/10.36917/japabis.v8i1.500

Kata Kunci:

Ruang Terbuka Hijau, Implementasi, relaksasi, Van Meter dan Van Horn, Kota Surabaya

Abstrak

Pertumbuhan kota yang pesat menempatkan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai kebutuhan mendesak bagi kesehatan fisik dan mental warga perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana implementasi kebijakan RTH di Kota Surabaya mampu berfungsi secara nyata sebagai sarana relaksasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis kebijakan menggunakan kerangka Van Meter dan Van Horn, yang mencakup enam variabel: standar dan tujuan kebijakan, ketersediaan sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun luas RTH Surabaya telah mendekati ambang 20%, pelaksanaannya masih menghadapi tiga kelemahan utama, yaitu absennya standar kualitas fungsional, terbatasnya tenaga ahli teknis, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan kuantitas lahan hijau belum cukup tanpa disertai perbaikan mutu dan keterlibatan warga, dan merekomendasikan penguatan standar kualitas RTH berbasis keadilan spasial sebagai langkah prioritas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Artikel