Penganggaran Sektor Pendidikan Daerah: Analisis Pada Dinas Pendidikan Kota Surabaya Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.36917/3dyt5t30Kata Kunci:
Perencanaan anggaran , Penyerapan anggaran , Penganggaran daerah , dinas pendidikan , Penganggaran berbasis kinerjaAbstrak
Rendahnya penyerapan anggaran di satuan kerja pemerintah daerah masih menjadi persoalan yang belum tuntas diselesaikan di banyak daerah di Indonesia, termasuk di sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme perencanaan anggaran, tahapan penyusunan dan pengesahan anggaran, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta hubungan antara kualitas perencanaan dan tingkat penyerapan anggaran di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penganggaran sudah mengikuti alur normatif sesuai regulasi, namun masih terhambat oleh pendekatan inkremental dalam penyusunan usulan, lemahnya koordinasi antar instansi, keterbatasan kompetensi SDM dan belum terpadunya data kinerja. Penyerapan anggaran yang rendah dan menumpuk di akhir tahun terbukti berakar dari kelemahan di tahap perencanaan, bukan semata-mata pada sisi pelaksanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan penganggaran daerah membutuhkan pendekatan yang menyeluruh dan bersamaan pada semua tahap siklus anggaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









