Analisis Kesenjangan Anggaran Operasional Program Trans Jatim dalam Penyediaan Transportasi Publik di Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.36917/dzmyyd97Kata Kunci:
Transportasi Publik , Kesenjangan Anggaran , Subsidi Operasional , Evaluasi Kebijakan , Trans JatimAbstrak
Penelitian ini menganalisis kesenjangan anggaran operasional program Trans Jatim di Jawa Timur. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi besaran kesenjangan anggaran, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap kinerja layanan transportasi publik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data dari laporan resmi, publikasi media, dan dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan adanya ketidakseimbangan signifikan antara biaya operasional dan pendapatan layanan, sehingga ketergantungan terhadap subsidi sangat tinggi. Biaya operasional tahun 2025 mencapai lebih dari Rp110 miliar, sementara pendapatan tahun 2024 hanya sekitar Rp20,4 miliar. Kesenjangan ini dipengaruhi oleh peningkatan biaya operasional dan keterbatasan fiskal daerah. Dampaknya terlihat pada keberlanjutan layanan, perluasan rute, dan kualitas pelayanan. Diperlukan reformasi kebijakan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pembiayaan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









