Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan di Kota Dumai
DOI:
https://doi.org/10.36917/japabis.v7i2.389Kata Kunci:
Program Keluarga Harapan (PKH), Implementasi Kebijakan, Pendamping Sosial , Kesejahteraan Masyarakat , KemiskinanAbstrak
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan kebijakan bantuan sosial bersyarat yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan hak dasar
di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi PKH di Kota Dumai dengan fokus pada proses
pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap
kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Metode penelitian yang digunakan adalah
studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan data sekunder dari
dokumen resmi pemerintah, peraturan perundangan, serta publikasi ilmiah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH di Kota Dumai telah berjalan cukup
baik melalui mekanisme penyaluran bantuan non-tunai dan pendampingan sosial yang
berperan dalam memastikan pemenuhan kewajiban peserta program. Namun,
pelaksanaan PKH masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah
pendamping, validasi data penerima yang belum optimal, serta rendahnya partisipasi
keluarga penerima manfaat dalam kegiatan pemberdayaan seperti Family
Development Session (FDS). Permasalahan komunikasi antar pelaksana dan dengan
masyarakat juga berdampak pada rendahnya pemahaman penerima manfaat mengenai
tujuan program. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pendamping,
optimalisasi koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi berkelanjutan diperlukan agar
PKH dapat mencapai tujuan pemberdayaan dan memutus rantai kemiskinan secara
berkelanjutan di Kota Dumai.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









