Penguatan Peran Organisasi Remaja Sebagai Mediator Konflik Sosial Budaya Di Lingkungan Masyarakat Desa Kadur Kecamatan Rupat Utara

Penulis

  • Andi Desy Musdiana STIA Lancang Kuning Dumai
  • E.Maznah Hijeriah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning

Kata Kunci:

organisasi remaja, konflik sosial budaya, mediasi konflik, keharmonisan masyarakat, pengabdian kepada masyarakat

Abstrak

Keberagaman sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat dapat menjadi potensi munculnya konflik akibat perbedaan kepentingan, nilai, norma, persepsi, serta permasalahan komunikasi dan kesalahpahaman antarindividu maupun kelompok. Dalam kondisi tersebut, organisasi remaja memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan berpotensi berperan sebagai mediator dalam menjaga keharmonisan sosial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman organisasi remaja di Desa Kadur Kecamatan Rupat Utara mengenai konflik sosial budaya, memperkuat kapasitas mereka dalam menjalankan peran sebagai mediator konflik, meningkatkan keterampilan mediasi, serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, seminar, pelatihan, diskusi, simulasi mediasi konflik, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 6–8 Februari 2026 dengan melibatkan 27 peserta yang terdiri atas 22 anggota organisasi remaja, 3 perwakilan masyarakat, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, penyebab, dan dampak konflik sosial budaya serta peran organisasi remaja sebagai mediator. Pelatihan dan simulasi juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap tahapan mediasi, pentingnya komunikasi efektif, dan kemampuan dasar dalam membantu penyelesaian konflik. Kegiatan ini sekaligus meningkatkan kesadaran peserta untuk berperan aktif dalam menjaga keharmonisan masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, organisasi remaja, dan masyarakat. Dengan demikian, penguatan kapasitas organisasi remaja melalui edukasi dan pelatihan mediasi dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat Desa Kadur yang harmonis dan kondusif

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Terbitan

Bagian

Artikel